HIPMAHAT Salurkan Bantuan Korban Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Desa Batang Uru Mamasa

MUTIARAHINDU.COM, BATANG URU -- Setelah melalui proses panjang, Himpunan Pemuda dan Mahasiswa Hindu Alukta (HIPMAHAT) Makassar menyerahkan bantuan kepada masyarakat korban Bencana Banjir bandang dan Tanah Longsor di Desa Batang Uru, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Hal tersebut diungkapkan oleh Petrus Kamase, Ketua Himpunan Pemuda dan Mahasiswa Hindu Alukta Makassar.  

"Dengan Banyak-banyak Bersyukur kepada sang pemilik jagat raya ini, kami Keluarga Besar Himpunan Pemuda dan Hindu Alukta Makassar (Hipmahat Makassar) menyalurkan Bantuan berupa sembako Kepada korban bencana banjir Bandang Di desa Batang Uru,  Kabupaten Mamasa. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat terhadap para korban bencana," kata Petrus kepada Mutiarahindu.com, Selasa 26 Maret 2019.

Penyerahan Bantuan Sembako kepada korban Banjir Bandang Desa Batang Uru, Mamasa
Petrus juga berharap agar masyarakat yang jadi korban banjir tetap tegar dan lebih banyak introspeksi diri, sebab segala bencana yang terjadi merupakan kehendak yang Maha Agung. "Jangan jadikan bencana sebagai musibah tapi jadikanlah sebagai peringatan ole-Nya," kata pria kelahiran Mamasa tersebut.

Penyerahan Bantuan Kepada Kepala Desa Batang Uru oleh Ketua Hipmahat
Kepala Desa Batang Uru, Zakaria mengucapkan terimah kasih kepada keluarga besar HIPMAHAT dan seluruh elemen yang telah membantu. Karena dengan adanya bantuan mereka bisa lebih kuat dalam menghadapi bencana. Dia pun berharap agar ada perhatian khusus dari Pemerintah Mamasa terkait dengan sejumlah lahan persawahan masyarakat yang rusak.

"Kami sangat berteimakasih atas bantuan ini kami sangat menyadari bahwa ada bencana ini adalah bentuk teguran dari sang pencipta. Sekali lagi terimakasih adek pemuda dan mahasiswa Hindu alukta atas perhatianya dengan adanya bantuan seperti kami sangat merasa bahwa ternyata diluar sana banyak peduli dengan kami. Harapan kami juga agar ada perhatian khusus dari pemerintah kabupaten Mamasa terkait beberapa lahan persawahan yang tertimbun Lumpur akibat banjir dalam hal ini Dinas pertanian", kata pria yang akrab dipanggil Ambe Nazar tersebut.
Kodisi Rumah Warga Rata dengan Tanah Akibat Banjir dan Longsor

Petrus pun berterimah kasih kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi dalam penggalangan dana, terlebih khususnya kepada Kepada Bapak Pembimas Hindu Provinsi Sul-Sel, pengurus Harian PHDI Sul-Sel, Banjar Hindu Kota Makassar, serta seluruh Umat Hindu yang telah mempercayai HIPMAHAT-Mks Sebagai fasilitator dalam menyalurkan Bantuan Kepada korban bencana banjir Bandang Di desa Batang Uru.

"Kami Keluarga Besar Himpunan Pemuda dan Hindu Alukta Makassar Hipmahat Makassar, mengucapkan banyak terimah kasih Kepada Bapak Pembimas Hindu Provinsi Sul-Sel pengurus Harian PHDI Sul-Sel, Banjar Hindu Kota Makassar, Serta seluruh Umat Hindu yang telah mempercayai HIPMAHAT-Mks Sebagai fasilitator dalam menyalurkan Bantuan Kepada korban bencana banjir Bandang Di desa Batang Uru, Kabupaten Mamasa. Semoga bantuan Bapak ibu menjadi penyemangat terhadap para korban bencana," tutur Petrus.

Seperti diketahui Banjir bandang dan longsor menerjang Desa Batanguru, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Kamis (7/3/2019) petang. Kejadian bermula setelah diguyur hujan lebat selama satu hari. Sebanyak 22 rumah rusak dan 4 diantaranya rata dengan tanah. Selain itu, sejumlah persawahan warga tertimbun lumpur.

Subscribe to receive free email updates: