Pecalang Ikut Amankan Shalat Id di Poso

MUTIARAHINDU -- Bertepatan Pada hari Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah, umat Hindu di Poso turut mengamankan salat id di Madsjid Bakti Agung Poso pesisir utara, Jumat (15/6/2018). Sejumlah umat Hindu yang tergabung dalam petugas keamanan adat atau Pecalang terlihat di lokasi sejak pagi.

Foto: Juliana
Menurut Juliana, melalui akun facebooknya mengatakan kerjasama antara Pecalang, Hansip (Organisasi Pertahanan Sipil), dan Pihak TNI (Tentara Nasional Indonesia) dalam pengamanan tersebut dilakukan untuk menjagah toleransi di daerah Tambarana, Poso Pesisir Utara, Poso, Sulawesi Tengah.

"Inilah toleransi di Kampungku, di saat umat Islam menjalankan Sholat Id, umat Hindu berjaga di Jalan" tulis dia melalui akun facebooknya, Sabtu, 16 Juni 2018.

Melihat hal tersebut, sejumlah netizen turut mengapresiasi tindakan tersebut. Seperti misalnya dari akun Wayan Arta Guna yang mengatakan " Indonesia memang harus seperti ini, jangan kita mau diadu domba oleh kelompok manapun", tulis dia.

Selain itu ada juga akun Wirasutama yang mengatakan " contoh yang sangat indah dari toleransi beragama di Sulawesi Tengah".

Kemudian Akun Dewa Chok Dhier mengatakan "semoga menjadi contoh untuk daerah lain, kebersaan itu indah", tulisnya.

Seperti diketahui keterlibatan Pecalang dalam pengamanan Solat Id, tidak hanya terjadi di Poso, tetapi juga terjadi di Denpasar, Bali. 

Foto: Juliana
Ketua PHBI Kota Denpasar dan sekitarnya, Said Dudin mengatakan keterlibatan pecalang dalam pelaksanaan salat Idul Fitri mencerminkan rasa kebersamaan, kerukunan yang mantap dan kokoh yang selama ini dapat diwujudkan di Pulau Dewata. 

"Kerukunan antarumat beragama di Bali diwarisi secara turun temurun yang hingga kini dapat terpelihara dengan baik" kata dia kepada tempo, Kamis, 14 Juni 2018.

Diketahui, Salat Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah, di Kota Denpasar Jumat (15/6/2018) dilaksanakan di 10 lokasi diantaranya lapangan Perumnas Monang-Maning Denpasar, kompleks perguruan Muhammadiyah Denpasar, lapangan Niti Mandala Renon, Lapangan Niti Praja Lumintang, dan lapangan GOR Ngurah Rai Denpasar.

Sebanyak 1.830 personel dari Polda Bali diturunkan serta petugas keamanan desa adat (Pecalang). 




Subscribe to receive free email updates: